Mimpi oh...Mimpi aku ingin menuliskanmu

Minggu, 21 Juli 2013

Karena Mimpi itu, Jadi Merasa Bersalah Kepada Tuhan


 

Ramadan ke-12, Minggu sekitar pukul setengah sebelas pagi aku baru bangun. Pada hari ini, untuk yang kedua kalinya aku gak sahur lagi. Saat dengar azan subuh, disitulah aku mulai keingat bahwa aku ternyata ga sahur. Dalam keadaan masih di atas kasur, antara sadar dan nggak karena masih ngantuk banget, aku tanya ke mama “ma, aku kok nggak dibangunin sahur?” mama bilang katanya aku sudah dibangunin, tapi akunya aja yang tumben banget ga sadar-sadar dibangunin! “aaah separah itu kah? astagfirullah….” dan yang lebih parahnya lagi adalah aku sampe gak sholat subuh!!!  Astagfirullah…Ya Tuhan…..ampunilah hambamu yang khilaf ini, yang jelas hari ini aku merasa bersalah banget ke Tuhan, dan juga bersalah sama Rasulullah yang sudah bersusah payah mengajarkan ummatnya agar selalu menjalankan ibadah 5 waktu :( :’(

 

Guyss….aku sering mendegar ungkapan orang-orang bijak bahwa manusia memang gak ada yang sempurna. Kalau boleh aku perkirakan, itu artinya walaupun kita biasanya melakukan hal-hal yang baik, tapi yaah bisa juga ada khilafnya. Ini kali yah salah satu contoh mengapa kemudian dikata manusia gak ada yang sempurna meen…  Karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT semata. (*aaah semoga pada setuju ne yang baca... hehe…)

Dari kejadian ini, aku berjanji ke Tuhan nggak bakal ngulangin lagi deh. Dan salah satu teman dekatku pun juga sudah ingatin jangan diulangin lagi yah neng arab mamuju! Sebut saja namanya adalah Rizki Tridianti aka Kiki, tapi aku biasa menyebutnya Cina Palembang karena matanya yang memang sipit dan dia berasal dari Palembang asli booo… hehee

Di balik kejadian tersebut, sebenarnya ada hal yang membuatku seperti ini yaitu, karena mimpi. Saat tidur itu, aku merasa jiwaku sedang beraktivitas di alam lain. Aku terlalu hanyut dalam ketakutan karena di mimpi itu aku dikejar-kejar hantu semacam Gendruwo. Serem banget!!! Kukunya panjang banget, rambutnya gondrong, dan Oooh Tuhan mukanya serem banget!!!! Sangking seremnya aku susah banget buat mendeskripsikan bentuknya. Tapi, satu yang pasti mukanya sudah ga kebentuk semacam manusia yang wajahnya rusak karena misal ditabrak atau gimana. Berarti lebih parah dari itu dong… Aaaarghh intinya ngeri banget deh, kayak monster kali yaa….!??!! Dan parahnya dia sampe sudah muncul di depan wajahku yang sedang duduk di dalam suatu ruangan. Awalnya dia itu muncul di bawah kursiku, eh selang beberapa menit kemudian dia berada tepat di depan mukaku. Aaaarrrrggghhhh!!!!!

 

Terus aku pun lalu menuju ke luar ruangan. Jelas terlihat olehku, aku mengenakan dress berwarn pink berpadu biru muda. Dan tas yang aku kenakan pun matching banget sama bajuku. Hahahaa….. Ke luar ruangan itu, maksudnya aku hendak pulang ke rumah setelah menyelesaikan aktivitas yang ntahlah apa itu namanya, tapi yang jelas aktivitas sebelumnya itu aku sedang asik mendengarkan presentasi. Saat mau pulang, sebelumnya aku menyempatkan diri untuk bilang pamit deluan ke Pak Syafei. Beliau adalah Kepala Bagian di unit kerjaku. Setelah pamit, aku pun menyusuri lorong demi lorong ruangan. Anehnya semua pintu dan pagar di tempat itu sudah terkunci. 

 

Aku pun terus berupaya berlari dan terus berlari untuk mencari pintu yang masih terbuka. Aku menuju ke lorong berikutnya untuk mencari jalan tembus, tapi ternyata sudah tertutup juga. Aku tampak panik banget karena suasana sudah semakin sore, malah sudah kelihatan gelap. Setelah itu… aku nggak tau lagi bagaimana kelanjutan nasibku untuk dapat menembus jalan keluar menuju lorong itu, karena aku lalu terhentak terbangun.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar